Tepung Singkong

Kondisi pandemi tak lantas menyurutkan keinginan untuk terus berkarya. Sebagai bagian dukungan BBP2TP terhadap program Kementan bagi ketersediaan pangan secara nasional, salah satunya melalui cara bertindak diversifikasi pangan lokal sumber karbohidrat selain beras. Isu ancaman kekeringan, terganggunya distribusi pangan selama pandemi, serta potensi budaya pangan lokal masyarakat dan kekayaan sumberdaya hayati sumber karbohidrat Indonesia yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi alasan kuat untuk mengakselerasi program dimaksud.

Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Adakan Bincang Inovasi Seri I

Melihat kebutuhan tersebut, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BB Pengkajian) menyelenggarakan Bincang Inovasi Seri I dengan tema “Gali Geliat Industri Pangan Lokal Ubi Kayu” (13/08/2020). Bincang virtual ini dianggap sangat penting dalam upaya menjaga ketahanan pangan Indonesia, salah satunya dengan meningkatkan kemandirian pangan akan sumber karbohidrat selain beras.

Narasumber yang dihadirkan dalan acara tersebut antara lain Riza Azyumarridha Azra, S.T. selaku CEO Rumah Mocaf Indonesia, Dr. Misgiyarta selaku peneliti BB. Pasca Panen, Prof. Titiek Fariyanti Djafaar selaku peneliti BPTP Jogjakarta, serta Dr. Muhammad Asegaf selaku peneliti BPTP Maluku Utara. Riza Rumah Mocaf, yang juga menjadi Duta Milenial Kementan menyampaikan materi ekosistem rumah mocaf serta pengalaman sukses membangun kemitraan dengan petani dan pengolah tepung.

Topik khusus Dr. Misgiyarta adalah terkait teknologi pasca panen ubikayu, kritisi kualitas mocaf, potensi serta keragaan UMKM olahan tepung mocaf di berbagai daerah, serta titik kritis pengembangan industri mocaf. Sedangkan Prof. Titiek dan Dr. Assegaf memaparkan pengalaman pendampingan teknologi ke mitra BPTP, budaya konsumsi pangan lokal masyarakat setempat serta potensi percepatan diversifikasi pangan di daerah.

Dalam acara ini juga dihadirkan narasumber pelaku usaha. Narasumber tersebut telah mendapat pendampingan teknologi olahan pangan dari BPTP Jogjakarta. Beliau bernama Ibu Suti Rahayu dan Ibu Aini (mitra pendampingan teknologi BPTP Maluku Utara, penghasil sagu kasbi/ubikayu).

Dihadiri 980 Peserta

Acara yang dipandu oleh Dr. Chandra Irawanto, peneliti BBP2TP ini cukup menyedot animo masyarakat. Terbukti dengan bergabungnya 980 peserta dalam daftar hadir. Sekitar 248 peserta yang bergabung dalam zoom meeting, 2.111 akun menyimak melalui kanal youtube dan 2.500 mengakses melalui kanal facebook.

Peserta bincang inovasi berasal dari beragam profesi dan daerah asal di seluruh Indonesia. Seperti dinas pertanian dan penyuluh daerah, penyuluh maupun peneliti BPTP, kalangan wirausaha/UMKM, dosen, mahasiswa, petani hingga dari kalangan pondok pesantren. Peserta masyarakat umum diluar instansi Litbang dan Kementan secara kuantitas lebih mendominasi. Hal ini menjadi sinyalemen semangat masyarakat dalam mencari beragam informasi teknologi pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk kemanfaatan ekonomi dan kesejahteraan. Beragam respon positif peserta terekam dalam kolom komentar menjadi penyemangat panitia untuk terus berinovasi dalam merancang acara sejenis. Terlebih, CEO Rumah Mocaf membuka peluang kerjasama yang lebih luas untuk bersama-sama mengembangkan tepung mocaf di berbagai daerah penghasil ubikayu.

Tepung Mocaf Bisa Menjadi alternatif substitusi Beras Serta Gandum

Tepung Mocaf
Rumah Mocaf Indonesia

Kampanye diversifikasi pangan yang mulai digaungkan pemerintah, kalangan akademisi, komunitas, swasta dan pihak lainnya menegaskan bahwa kenyang tidak harus nasi. Sagu, kentang, ubikayu, jagung, talas, pisang, sorghum dan produk turunannya termasuk tepung mocaf bisa menjadi alternatif substitusi beras. Selain itu juga menjadi bagian dari solusi akan ketergantungan masyarakat terhadap produk turunan gandum. Serta solusi gizi kurang/gizi buruk berbasis potensi lokal. Melalui dorongan demand pangan lokal yang terbuka luas, ditambah tarikan supply bahan baku juga tinggi, tak ayal harapan ini dapat segera terwujud melalui kolaborasi semua pihak terkait.

Kerabat Rumah Mocaf 1

See all author post

Leave a Comment

Your email address will not be published.

0
X