rumah mocaf, Riza Azyumarrinda Azra, tepung mocaf

Riza Azyumarridha Azra mendirikan Rumah Mocaf, yakni perusahaan yang berlandaskan asas sociopreneurship di Kutabanjarnegara, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Dalam mendirikan Rumah Mocaf ini saya bertekad mempertahankan konsep sociopreneur yang sudah menjadi ruh bisnisnya,” jelas Riza. 

“Kami menggunakan konsep sociopreneur untuk demokratisasi ekonomi, yakni adanya keterbukaan, keadilan dan tidak ada kerugian bagi siapapun. Bahkan, jika suatu saat terjadi industrialisasi, kami akan tetap dengan konsep tersebut. Semua masyarakat yang terlibat saling menguatkan untuk terus mengembangkan tepung mocaf”, paparnya.

Sociopreneurship

Riza mengaku telah melakukan upaya besar dengan menerapkan konsep membagi deskripsi pekerjaan dalam  beberapa klaster.

“Klaster pertama para petani sebagai produsen bahan baku. Pendampingan dan edukasi untuk petani adalah seputar produktivitas, literasi finance, integrated farming untuk menentukan HPP (harga pokok penjualan)  singkong,” ujarnya.

Sementara untuk cluster kedua, dijelaskan Riza, dengan memberdayakan para ibu rumah tangga yang dilibatkan dalam mengolah singkong menjadi chips Mocaf sehingga timbul perekonomian baru yang memberikan penghasilan baru.

“Klaster ketiga yaitu memberdayakan anak–anak muda yang bertugas melakukan quality control, branding, packaging, edukasi dan pendampingan kepada petani serta pengrajin,” ujar Riza.

“Tugas lain cluster ketiga ini juga membuat inovasi produk turunan, seperti mie Mocaf, kue pie Mocaf, dan produk lainnya”, tambahnya.

“Kami memiliki resto Rumah Mocaf tempat anak–anak muda nongkrong, dengan menu kekinian seperti fried chicken, mie ayam dan semua  terbuat dari Mocaf, ini sebagai bentuk edukasi kami ke mereka, “ ungkapnya. 

Rumah mocaf juga memecahkan rekor versi Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), yaitu pembuatan sajian mie ayam terbanyak berbahan Mocaf.

“Setelah memecahkan rekor, Kami juga melakukan penetrasi pasar mocaf dengan mengikuti pameran ke berbagai negara dan mendapat sambutan positif, karena gluten free dan kebanyakan dari mereka menomorsatukan kesehatan,” papar Riza.

“Animo orang–orang Eropa, Amerika, Rusia, Malaysia, Singapura sangat tinggi karena Mocaf gluten free dan baik bagi kesehatan. Dan akhirnya Kami juga melakukan ekspor ke Amerika serta bersiap ekspor ke Eropa, Malaysia dan Singapura”, ujarnya. 

Source: mediaindonesia.com

Rumah Mocaf Indonesia

See all author post

Leave a Comment

Your email address will not be published.

0
X