gulaMu gula singkong

Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia pada tahun 2020 mengeluarkan izin impor sebanyak 550.000 ton gula mentah (raw sugar). 

“Di tengah pandemi COVID-19, ketika impor anjlok, justru impor gula melonjak. Impor sebanyak 4,09 juta ton tahun 2019 menjadi 5,54 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Padahal industri makanan dan minuman sebagai pengguna gula terbanyak pertumbuhannya anjlok 7,8 persen tahun 2019 menjadi hanya 1,6 persen tahun 2020,” sebut Faisal.

Menawarkan solusi atas masalah gula dalam negeri, Rumah Mocaf Indonesia dan Lembaga Usaha Kelompok Unggul (Luku) binaan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah menawarkan produk terbarunya yakni GulaMu.

Riza Azyumaridha Azra, Direktur Rumah Mocaf menjelaskan bahwa GulaMu merupakan gula cair berbahan dasar dari singkong. Jenis gula ini sebagai alternatif pengganti gula dari tebu. GulaMu memiliki keunggulan lebih manis dan sehat.

“Sementara untuk harga relatif bisa bersaing sehingga dapat menggapai konsumen kalangan menengan ke bawah. Dari sisi kesehatan, GulaMu aman untuk diabetes dan rendah kalori. Meski demikian, GulaMu dua kali lebih manis dari pada gula pasir putih,” ungkap Riza pada (13/4).

GulaMu juga bisa membantu meningkatkan kesejahteraan petani singkong yang selama ini terpinggirkan. GulaMu yang berbahan dasar 100 persen singkong ini mengambil singkong dari petani singkong dampingan dari Rumah Mocaf Indonesia di Kabupaten Banjarnegara.

Source: muhammadiyah.or.id

Rumah Mocaf Indonesia

See all author post

Leave a Comment

Your email address will not be published.

0
X