Ekspor Mocaf ke Turki, Bupati Harap UMKM Berkembang

BANJARNEGARA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara melepas ekspor produk tepung mocaf ke Negara Turki. Produk unggulan kreasi dari Rumah Mocaf Banjarnegara tersebut diekspor untuk pertama kalinya ke negara Turki. Pelepasan armada truk pengangkut mocaf berlangsung di halaman Pendapa Dipayuda Banjarnegara, Senin (17/10).

Pj Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto mengatakan, kegiatan pelepasan ekspor mocaf merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam pengembangan dan kemajuan produk UMKM yang ada di Kabupaten Banjarnegara.

“Saya berharap, produk-produk UMKM di Banjarnegara bisa lebih berkembang dan juga semakin terkenal. Tidak hanya di Indonesia, namun juga mancanegara,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Rumah Mocaf Riza Azyumarridha Azra menjelaskan bahwa ekspor ini merupakan ekspor perdana ke negara Turki. Namun bukan ekspor yang pertama kali dilakukan. Rumah Mocaf sendiri sudah melakukan ekspor ke lebih dari 4 negara seperti Malaysia, Singapura, Dubai, Oman dan Inggris.

“Harapan kami untuk ke depannya makin banyak teman-teman yang memproduksi tepung mocaf dan masyarakat juga mengonsumsinya. Untuk memenuhi kebutuhan permintaan, kami memiliki serapan singkong yang kami dapat dari sekitar Banjarnegara, khususnya di Kecamatan Punggelan. Singkongnya kami olah menjadi tepung mocaf, harapannya singkong ini bisa bernilai jual lebih tinggi,” tuturnya.

Baca juga:  Bank Jateng Berikan Apresiasi bagi Wajib Pajak dalam Gebyar Pajak Daerah Banjarnegara 2024

Sebanyak 45 ton tepung mocaf Banjarnegara diekspor ke Turki berangkat dari Banjarnegara lewat Pelabuhan Surabaya. Ekspor mocaf dimulai sejak tahun 2020. Volume pengiriman terakhir yaitu ke Oman mencapai 20 ton, dan kini 45 ton terbang ke Turki. Capaian ini berawal dari pameran pangan internasional di Istanbul Turki dengan nilai nominal mencapai Rp 2 miliar lebih.

“Kami membuka stan yang difasilitasi Kementerian Pertanian juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Di sana kami bertemu banyak buyer. Setelah penajakan sekitar 6 bulan baru masuk order resmi,” pungkasnya. (hms/abd)

sumber : joglojateng.com

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *